Rapormerah.com- Puskesmas Batua dan SD Inpres Tello Baru 2 menandatangani kesepakatan bersama tentang Penguatan Inovasi dan Literasi Kesehatan Sekolah, pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) itu dilakukan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi tentang ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Akut) sebagai antisipasi kualitas udara di Kota Makassar yang belakangan kurang baik.
Penanadatangan dilakukan oleh Sahrina, S.Pd. SD., M.Pd., Kepala UPT SPF SD Inpres Tello Baru 2 dengan dr. Rudianto Joto, M.Kes, CHSE, Kepala UPTD Puskesmas Batua.
Sahrina menjelaskan, kesepakatan bersama ini dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen, kerja sama, kolaborasi, sinergitas, dan kesepahaman antara Puskesmas Batua dengan sekolah yang beralamat di Jalan Abdullah Daeng Sirua Nomor 330 itu.
Dikatakan, kerjasama itu sebagai upaya Penguatan Inovasi dan Literasi Kesehatan Sekolah agar partisipasi, atensi, dan kreativitas yang terkait dengan inovasi dan literasi di kalangan peserta didik dan pendidik semakin maju dan berkembang di Kota Makassar.
Kerja sama itu, kata Sahrina, sebagai strategi dalam Penguatan Inovasi dan Literasi Kesehatan Sekolah guna menjawab kebutuhan dan permasalahan sekolah demi mewujudkan SD Inpres Tello Baru 2 yang ramah anak.
Selain itu, guna mengimplementasikan visi-misi SD Inpres Tello Baru 2 sesuai prinsip-prinsip hak anak, yakni partisipasi, non diskriminasi, tumbuh kembang, dan demi kepentingan terbaik anak.
Ada beberapa cakupan dalam kesepakatan bersama tersebut. Pertama, pengembangan Program Inovasi dan Literasi Kesehatan Sekolah ini berupa kegiatan literasi, konsultasi, dan asistensi terkait program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Dokter Kecil (Dokcil), dan penyuluhan kesehatan yang dikembangkan SD Inpres Tello Baru 2.
Kedua, pengembangan program-program literasi kesehatan tersebut menyatu dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan SD Inpres Tello Baru 2 sebagai Sekolah Ramah Anak, Sekolah Adiwiyata, Sekolah Sehat, dan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Dalam pemaparannya tentang ISPA, dr. Rudianto Joto menjelaskan bahwa ISPA adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Artinya, bagian jalan napas seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru mengalami infeksi. Gejalanya bisa berupa batuk, pilek, dan napas terasa tidak nyaman.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan diingatkan agar selalu menjaga kesehatan, di antaranya dengan mengenakan. Sosialisasi yang bersifat pencegahan ini untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih dan berbudaya sehat. (*)













