Rapormerah.com – Rumah tangga Karmansyah (31) dan istrinya, berinisial DPS (25), berujung pada pertumpahan darah yang tragis di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara.
Sang suami nekat menghabisi nyawa belahan jiwanya sendiri secara brutal lantaran terbakar cemburu buta.
Puncaknya terjadi usai korban kepergok asyik memainkan ponsel sambil tertawa lepas di dalam kamar.
“Motifnya sementara ini karena pelaku cemburu,” ujar Kasatreskrim Polres Konsel, AKP Taufik Hidayat, kepada wartawan pada Selasa (6/10/2026).
Petaka maut ini bermula ketika Karmansyah, yang tengah merantau dan bekerja di Konawe Utara (Konut), mendengar kabar bahwa istrinya pergi seorang diri ke sebuah pesta pernikahan.
Padahal, ajakan sang suami sebelumnya sempat ditolak mentah-mentah oleh korban.
Pelaku yang merasa diabaikan lantas pulang kampung untuk mencari kejelasan. Setibanya di kediaman mereka di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, sang istri belum kunjung menampakkan diri.
Korban baru menginjakkan kaki di rumah pada pukul 15.00 Wita, yang langsung memicu ketegangan di antara keduanya.
Emosi yang membuncah membuat pelaku sempat melayangkan pukulan ke arah kepala korban yang saat itu masih mengenakan helm.
Ketegangan rumah tangga tersebut tidak mereda dan terus berlanjut hingga hari-hari berikutnya. Puncaknya pecah pada Selasa dini hari, menjelang subuh.
“Sekitar pukul 03.00 Wita pelaku menemukan korban sedang aktif bermedia sosial dan sempat tertawa sendiri sehingga pelaku merasa curiga dan pelaku menegur korban, tapi dijawab sama korban, ‘janganmi kamu urus saya, sudah adami pacarku’,” ungkap Taufik membeberkan detik-detik maut tersebut.
Mendengar pengakuan telak yang menyulut amarah di dada, Karmansyah langsung melangkah keluar kamar menuju dapur.
Sang suami mengambil sebilah pisau tajam dan kembali masuk ke kamar dengan niat gelap.
Tanpa ampun, pelaku langsung menghujani tubuh istrinya dengan tikaman bertubi-tubi hingga korban mengembuskan napas terakhirnya di atas tempat tidur.
“Pelaku masuk langsung menikam korban berkali-kali hingga meninggal dunia,” pungkas Taufik.
Aksi pembunuhan sadis ini terjadi sekitar pukul 04.30 Wita, saat korban yang sudah tak berdaya itu tengah terlelap di kamar rumah mereka.
Editor : Raden













