MetroNews

Jalur Nelayan Jongayya Terblokade, Pipa PDAM Makassar Kurang Dirawat

×

Jalur Nelayan Jongayya Terblokade, Pipa PDAM Makassar Kurang Dirawat

Sebarkan artikel ini
Kondisi pipa distribusi air milik PDAM Makassar yang mengapung hingga ke tengah Kanal Jongayya, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, diduga memblokade sebagian jalur pelayaran nelayan dan menghambat aktivitas warga yang melaut. (Foto kolase)
Kondisi pipa distribusi air milik PDAM Makassar yang mengapung hingga ke tengah Kanal Jongayya, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, diduga memblokade sebagian jalur pelayaran nelayan dan menghambat aktivitas warga yang melaut. (Foto kolase)

Rapormerah.com – Pipa distribusi air milik PDAM Makassar diduga memblokade jalur pelayaran nelayan di Kanal Jongayya, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso.

Pipa yang mengapung hingga ke tengah badan kanal itu dikeluhkan karena menghambat aktivitas nelayan tradisional saat keluar maupun kembali dari laut.

Warga menduga kondisi tersebut dipicu minimnya pemeliharaan jaringan pipa.

Akibatnya, pipa distribusi air bersih yang melayani warga RW 01 Kelurahan Bontorannu bergeser dari posisi semula hingga memblokade sebagian jalur perairan yang menjadi akses utama nelayan.

BACA JUGA :  Warga Toddopuli Krisis Air Bersih, Pelayanan PDAM Makassar Buruk dan Tak Responsif

Pipa yang melintang di tengah kanal membuat perahu nelayan kesulitan melintas, terutama ketika hendak berangkat mencari ikan maupun saat kembali ke dermaga di kawasan permukiman.

Kondisi itu dinilai mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada hasil tangkapan laut.

“Pipa air mengapung sampai ke tengah kanal. Kondisi ini sangat mengganggu dan menghambat perjalanan kami para nelayan yang ingin melaut mencari nafkah,” ujar salah seorang nelayan lokal pada Sabtu (1/8/2026).

BACA JUGA :  Warga Toddopuli Krisis Air Bersih, Pelayanan PDAM Makassar Buruk dan Tak Responsif

Menurut warga, jaringan pipa distribusi air bersih seharusnya berada pada posisi yang aman sehingga tidak mengganggu lalu lintas perairan.

Selain menghambat aktivitas nelayan, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan perahu yang melintas jika tidak segera ditangani.

Warga bersama komunitas nelayan Kelurahan Bontorannu berharap manajemen PDAM Makassar segera menurunkan tim untuk melakukan penataan, perbaikan, serta pengamanan ulang terhadap jaringan pipa tersebut.

BACA JUGA :  Warga Toddopuli Krisis Air Bersih, Pelayanan PDAM Makassar Buruk dan Tak Responsif

Penanganan cepat dinilai penting agar blokade jalur pelayaran nelayan dapat segera diakhiri tanpa mengganggu distribusi air bersih kepada warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab bergesernya pipa maupun rencana perbaikan terhadap jaringan tersebut.

 

(Man/Id)