Metro

Juara 1 Lomba Keindahan Kelas, Ini Inovasi Kelas 4 SDN Borong Makassar

×

Juara 1 Lomba Keindahan Kelas, Ini Inovasi Kelas 4 SDN Borong Makassar

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Negeri Borong bersama wali kelas dan siswa-siswi kelas 4 berfoto bersama usai meraih juara dalam rangkaian lomba Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (17/08/2026).
Kepala SD Negeri Borong bersama wali kelas dan siswa-siswi kelas 4 berfoto bersama usai meraih juara dalam rangkaian lomba Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (17/08/2026).

 Rapormerah.com, MAKASSAR– Kelas 4 SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar berhasil meraih juara 1 dalam Lomba Keindahan Kelas, Senin (17/08/2026).

Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan sejumlah inovasi yang memadukan kepedulian lingkungan, pembelajaran, budaya lokal, dan keterlibatan orang tua.

Mengusung konsep “Lorong Adiwiyata”, ruang kelas 4 tidak hanya ditata agar menarik, tetapi juga dirancang sebagai lingkungan belajar yang mendorong siswa mengenal, menjaga, dan memanfaatkan lingkungan secara bijak.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai Adiwiyata yang telah diraih SD Negeri Borong.

Salah satu program yang dijalankan adalah Sedekah Sampah Borong atau SESARONG.

Melalui program ini, siswa membawa botol plastik dari rumah setiap hari Sabtu. Botol yang terkumpul kemudian dipilah dan dijual. Hasilnya akan disedekahkan kepada panti asuhan di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi cara sederhana untuk memperkenalkan kepada siswa bahwa sampah dapat dikelola sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain.

Perwakilan Komite Kelas 4, Bunda Shaqueena, mengatakan pihaknya mendukung penuh program yang melibatkan siswa dan orang tua tersebut.

BACA JUGA :  Tangis Haru dan Tawa Ceria Iringi Perpisahan Kelas 6 SD Negeri Borong Makassar

“Kami dari Komite Kelas sangat mendukung kegiatan dan inovasi tersebut. Sedekah Sampah bukan hanya mengajarkan anak menjaga kebersihan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Kami sebagai orang tua siap terus berkolaborasi agar program-program positif seperti ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Bunda Shaqueena, Sabtu (15/08/2026)

Selain SESARONG, kelas 4 memiliki DARABONG atau Dadar Gulung Borong.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk makan bersama yang melibatkan siswa, guru, komite kelas, dan orang tua. Dadar gulung dipilih sebagai bagian dari upaya mengenalkan makanan tradisional kepada anak-anak.

Dengan menggunakan bahan seperti pandan, kelapa, dan gula merah, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal pangan lokal sekaligus menikmati suasana kebersamaan bersama keluarga besar kelas.

Inovasi berikutnya adalah SARABONG atau Sarabba Borong, berupa kegiatan minum sarabba bersama.

Sarabba merupakan minuman tradisional yang dikenal luas di Sulawesi Selatan. Bagi keluarga besar SD Negeri Borong, sarabba memiliki nilai historis karena menjadi bagian dari cerita sekolah dalam perjalanan meraih prestasi Program Adiwiyata di Jakarta.

BACA JUGA :  Rayakan HAN dan Hari Puisi, SDN Borong Makassar Hadirkan Panggung Ekspresi Anak

Melalui SARABONG, tradisi minum sarabba dikemas menjadi kegiatan yang mempererat kebersamaan sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada siswa.

Tidak hanya mengembangkan program lingkungan dan budaya, kelas 4 juga menerapkan konsep Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.

Materi pembelajaran ditempatkan di berbagai bagian kelas melalui gambar, tulisan, konsep, dan informasi yang berkaitan dengan pelajaran siswa.

Konsep tersebut menggunakan prinsip “Lihat – Baca – Pahami – Praktikkan”.

Dengan demikian, materi yang berada di sekitar siswa dapat menjadi pengingat dan sumber pengetahuan yang dapat mereka temui setiap hari.

Konsep tersebut dirangkum dalam slogan kelas:

“Tembok Kelas Adalah Buku yang Selalu Terbuka.”

Untuk mendukung pembelajaran, sejumlah fasilitas juga tersedia di dalam kelas, antara lain Ruang Inspirasi, Rak Literasi, Mading, Taman Hias, Mini Green House, Dapur mini, dan Komposter Mini.

BACA JUGA :  Maulid Nabi di SD Negeri Borong Makassar Angkat Tema Karakter dan Moderasi Beragama

Mini Green House dan Taman Hias dimanfaatkan sebagai media pengenalan tanaman. Rak Literasi mendukung kebiasaan membaca, sedangkan Komposter Mini menjadi sarana pengenalan pengolahan sampah organik.

Dapur juga dapat digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pangan dan aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dalam menghias kelas dapat dikembangkan bersama kegiatan yang memiliki nilai pendidikan.

Kemenangan kelas 4 dalam Lomba Keindahan Kelas pun menjadi apresiasi terhadap kerja sama antara siswa, guru, orang tua, dan komite kelas.

Melalui konsep Lorong Adiwiyata, kelas 4 SD Negeri Borong membawa pesan bahwa lingkungan belajar dapat menjadi tempat untuk membangun kebiasaan baik, mengenalkan budaya, mengembangkan literasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Dari ruang kelas, siswa belajar bahwa menjaga lingkungan, menghargai budaya, berbagi dengan sesama, dan terus mencari pengetahuan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selamat kepada kelas 4 SD Negeri Borong atas prestasinya.

 

(ATK)