MetroNews

Video Viral DPRD Gowa Nyanyi dan Joget di Yogyakarta Hilang, Publik Bertanya-tanya

×

Video Viral DPRD Gowa Nyanyi dan Joget di Yogyakarta Hilang, Publik Bertanya-tanya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tampilan notifikasi di aplikasi TikTok yang menunjukkan sebuah video telah dihapus atau tidak lagi tersedia, setelah sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan di media sosial
Ilustrasi tampilan notifikasi di aplikasi TikTok yang menunjukkan sebuah video telah dihapus atau tidak lagi tersedia, setelah sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan di media sosial

Rapormerah.com – Polemik terkait video yang sempat beredar di media sosial dan dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gowa saat kunjungan kerja di Yogyakarta masih terus menjadi perhatian publik.

Pegiat media sosial yang dikenal dengan sapaan Om Joni mempertanyakan hilangnya video tersebut dari media sosial, padahal sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan warganet.

Menurut Om Joni, penghapusan video tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru di tengah masyarakat yang ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dalam rekaman yang beredar.

BACA JUGA :  Heboh, Foto Mirip Bahlil Lahadalia dengan Wiski Mewah Tersebar

“Kalau memang video itu pernah beredar dan sempat viral, publik tentu ingin melihat langsung isi rekamannya. Sekarang justru sudah tidak ada lagi, sehingga orang bertanya-tanya kenapa dihapus,” ujar Om Joni dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Joni menilai, keberadaan video nyanyi dan joget tersebut sebelumnya menjadi bahan diskusi di media sosial karena memperlihatkan momen yang kemudian dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Gowa saat berada di Yogyakarta.

BACA JUGA :  Muncul di TV Nasional, Jamaluddin alias Betel Diultimatum Kerajaan Gowa

Karena itu, menurutnya, transparansi sangat penting agar polemik yang berkembang di ruang publik tidak semakin memicu spekulasi.

Om Joni juga menyinggung kondisi masyarakat Kabupaten Gowa pada waktu yang hampir bersamaan dengan peristiwa tersebut.

Saat itu, kata dia, wilayah Gowa sedang menghadapi cuaca ekstrem yang menyebabkan angin kencang dan banjir di sejumlah wilayah.

“Waktu itu masyarakat Gowa juga sedang menghadapi dampak cuaca ekstrem. Ada rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan banjir di beberapa tempat, sehingga wajar jika publik cukup sensitif terhadap isu yang beredar,” katanya.

BACA JUGA :  Heboh! Kakak Adik dan Pacar Diduga Gelar Pesta Threesome di Riau

Meski demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

Menurutnya, polemik ini sebaiknya disikapi secara terbuka dengan memberikan klarifikasi yang jelas kepada publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.

“Yang dibutuhkan masyarakat sebenarnya hanya kejelasan. Kalau semuanya terbuka, publik juga bisa menilai sendiri tanpa harus berspekulasi,” tutupnya.

 

Editor : Raden