Metro

SD Inpres Tello Baru 2 Makassar Hadirkan “Berlayar”, Fokus Karakter dan Prestasi

×

SD Inpres Tello Baru 2 Makassar Hadirkan “Berlayar”, Fokus Karakter dan Prestasi

Sebarkan artikel ini
Kegiatan sosialisasi inovasi “Berlayar” SD Inpres Tello Baru 2 Makassar yang diikuti guru dan perwakilan orangtua murid, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat literasi, numerasi, karakter, kreativitas, dan prestasi peserta didik.
Kegiatan sosialisasi inovasi “Berlayar” SD Inpres Tello Baru 2 Makassar yang diikuti guru dan perwakilan orangtua murid, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat literasi, numerasi, karakter, kreativitas, dan prestasi peserta didik.

Rapormerah.com- Sejumlah orangtua murid dan guru SD Inpres Tello Baru 2 Kecamatan Manggala mengikuti kegiatan Sosialisasi Inovasi Berlayar yang tengah dikembangkan sekolah itu, pada Jumat, 25 September 2026.

Sosialisasi disampaikan oleh Sahrina, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Inpres Tello Baru 2, sekaligus merupakan inovator Berlayar, dan Rusdin Tompo, pegiat Sekolah Ramah Anak, di sekolah yang beralamat di Jalan Abdullah Daeng Sirua Nomor 330 tersebut.

Sahrina menjelaskan, inovasi Berlayar sesuai logo sekolahnya yang menggambarkan perahu dan buku, sebagai semangat belajar mengarungi samudra ilmu pengetahuan.

“Inovasi Berlayar itu mencakup belajar, berkarya, berkarakter, dan berprestasi,” papar penulis buku Ujian yang Sempurna itu.

Bu Rina, demikian ia akrab disapa, menambahkan bahwa inovasi ini merupakan upaya sekolahnya meningkatkan literasi dan numerasi, membentuk karakter positif anak-anak, serta memberi ruang bagi tumbuhnya kreativitas mereka, sesuai potensi dan bakatnya.

“Kami mengundang perwakilan orangtua murid dalam kegiatan sosialisasi ini, agar sejak awal ada pemahaman bersama terhadap inovasi yang dikembangkan sekolah,” terang Bu Rina.

Ditekankan bahwa partisipasi dan kolaborasi pemangku kepentingan dibutuhkan dalam implementasi inovasi Berlayar SD Inpres Tello Baru 2.

BACA JUGA :  Bimtek Inovasi SDN Borong Makassar, Dari Gagasan Sederhana hingga Kolaborasi Guru dan Orang Tua

Kepala sekolahnya, kata dia, sebagai penanggung jawab, menetapkan kebijakan dan arah inovasi. Guru sebagai koordinator klaster, yang melaksanakan program dan kegiatan. Murid atau peserta didik sebagai subjek utama inovasi. Sementara orangtua, komite sekolah, dan mitra adalah support systemnya.

“Nanti ada Tim Kurator Berlayar, yang mengintegrasikan seluruh klaster, baik berupa koordinasi, monitoring, evaluasi, dan pengembangan,” ujar Bu Rina.

Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai pegiat literasi, mengapresiasi inovasi Berlayar yang dikembangkan SD Inpres Tello Baru 2. Sebab, menurutnya, inovasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik di bidang pendidikan, khususnya SD.

BACA JUGA :  SDN Borong Makassar Hidupkan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional

Inovasi, kata mantan Ketua KPID Sulawesi Selatan itu, merupakan cara atau solusi kreatif untuk menjawab permasalahan di sekolah.

Selain itu, untuk mendorong partisipasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Juga guna menghadirkan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Lewat inovasi yang dilakukan, lanjut Rusdin Tompo, berarti sekolah adaptif terhadap perubahan. Dengan begitu, program-program dan kegiatan di sekolah lebih terjamin keberlangsungannya.

“Inovasi di sekolah ini pada dasarnya menjalankan kewajiban generik negara, yakni memenuhi, melindungi, menghargai, dan memajukan hak-hak anak. Semuanya itu demi dan untuk kepentingan terbaik anak,” imbuh pendiri Lisan, yang pernah jadi aktif di LPA Sulawesi Selatan tersebut. (*)