Hukrim

Tampang Suami Pembunuh yang Cor Istri di Makassar

831
×

Tampang Suami Pembunuh yang Cor Istri di Makassar

Sebarkan artikel ini
Foto Kolase : Tampang Suami Pembunuh yang Cor Istri di Makassar (Kiri) dan karangka tulang korban (kanan)
Foto Kolase : Tampang Suami Pembunuh yang Cor Istri di Makassar (Kiri) dan karangka tulang korban (kanan)

Rapormerah.com – Suami pelaku pembunuhan istri di Makassar yang menggegerkan warga berhasil ditangkap polisi.

Saat ditangkap, pelaku pembunuhan istri di Makassar tersebut mengaku membunuh istrinya itu karena cemburu.

Ia mencurigai istrinya itu bertemu dengan mantan kekasih dari perempuan yang dinikahinya tersebut.

“Saya curigai pak ketemu sama mantan pacarnya. Saya tanyakan dia tidak mengaku,” kata pelaku saat diinterigasi polisi, dikutip dari video unggahan akun Instagram @jatanras_mksr, Minggu, 14 April 2024.

Kepada polisi, pelaku H (40) itu mengaku membunuh istrinya tersebut dengan cara menganiaya perempuan itu memakai tangan.

Pelaku juga mengaku menimbun jasad istrinya berinisial J (30) itu di belakang rumahnya dengan menggunakan pasir dan ditutupi semen.

“Kupukul pak, pakai tangan. Saya sembunyikan di belakang rumah. Saya timbun pakai pasir, saya kasih semen di atasnya,” kata pelaku.

Terungkapnya kasus ini setelah sang anak berbicara ibunya dibunuh dan dicor di rumah.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, kasus ini dilaporkan oleh anak korban inisial F (17).

F melapor ke Polrestabes Makassar pada Sabtu (13/4/2024) usai mengaku mendapat tindakan kekerasan ayahnya H.

“Awalnya ada korban seorang wanita usia 17 tahun yang datang melapor ke Polrestabes Makassar melaporkan dugaan penganiayaan oleh ayahnya,” ujar Irjen Pol Andi Rian kepada wartawan, Minggu (14/4/2024).

Dari interogasi penyidik, akhirnya terungkap bahwa H jugalah yang membunuh istrinya inisial J pada 2018 lalu.

Namun, pembunuhan itu tidak terdeteksi lantaran H membangun alasan bahwa istrinya kabur dari rumah dengan pria lain.

“Pada saat didalami oleh penyidik, dilakukan interogasi, selain keterangan dia dianiaya oleh ayahnya dia juga menceritakan bahwa ibunya bukan lari dengan pria lain karena selama ini informasi setelah kita dalami istrinya katanya lari dengan laki-laki lain,” ungkap Andi Rian.

“Ternyata dari keterangan si anak bahwa ibunya bukan lari tapi dianiaya sampai mati dan kejadiannya 2018, kalau kita hitung berarti sudah 6 tahun,” sambungnya.

Untuk menghilangkan jejak pembunuhan tersebut, mayat wanita itu dicor di dalam rumah.

Atas informasi F itu, Tim Jatanras Polrestabes Makassar pun bergerak cepat menangkap H.

“Berdasarkan informasi itu kemudian penyidik lalu merespon cepat mengembangkan kemudian mengamankan pelaku,” bebernya.

Pada Minggu (14/4/2024) pagi, polisi menggerebek rumah yang berada di Jalan Kandea, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala.

Di sana, korban yang selama ini dicari, ditemukan telah jadi tulang belulang, mengingat peristiwa itu sudah berlangsung 6 tahun lalu.

Pelaku kini sudah diamankan pihak kepolsian. Korban adalah istri pertama berisinial J (35).

Informasi dari warga sekitar, sudah lebih dari 1 tahun rumah itu tak berpenghuni.

Ada tulisan pada sebuah spanduk di rumah itu yang bertuliskan dikontrakkan/dijual.

Diberitakan sebelumnya,  warga Makassar digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan, Minggu (14/4/2024)

Mayat perempuan tersebut ditemukan dikubur dalam rumah di Jalan Kandea 2, Kecamatan Bontoala, Makassar.

Dari infromasi yang dihimpun, korban ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri.

Korban diketahui berinisial J (35), sementara pelaku tidak lain adalah suaminya berinisial H (40).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi yang mendatangi lokasi itu mengatakan, korban dibunuh oleh suaminya.

“Kejadiannya ini 2018. Berarti sudah enam tahun,” ujar Irjen Pol Andi Rian kepada wartawan.

Pelaku saat ini kata Andi Rian telah diamankan oleh personel Satreskrim Polrestabes Makassar.

“Tersangka sudah kita amankan,” terangnya. (*)

 

Editor : raden