HukrimNews

Gadis ABG di Mamuju 5 Tahun Jadi Korban “Budak Seks” Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap

×

Gadis ABG di Mamuju 5 Tahun Jadi Korban “Budak Seks” Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi ayah cabuli anak tiri
Ilustrasi ayah cabuli anak tiri

Rapormerah.com – Kasus dugaan kekerasan seksual dalam lingkup keluarga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), baru terungkap setelah berlangsung selama lima tahun jadi budak seks.

Seorang pria berinisial SM (52) diamankan polisi atas laporan anak tirinya sendiri.

Peristiwa itu disebut terjadi sejak korban masih berusia 12 tahun hingga menjelang 17 tahun.

Selama kurun waktu tersebut, korban tidak pernah mengungkap apa yang dialaminya kepada siapa pun.

BACA JUGA :  Terkuak! Pengakuan “Pencabut Nyawa” Wanita dalam Koper di Kosan Pangkep

Polisi menyebut, korban berada dalam tekanan yang membuatnya memilih diam.

Pelaku diduga kerap mengancam akan meninggalkan korban bersama ibu kandungnya yang tengah sakit, sehingga kebutuhan hidup keluarga terancam.

“Korban menyimpan sendiri kejadian ini karena takut ditinggalkan. Ada tekanan dari pelaku,” ujar Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, Selasa (21/4/2026).

Kasus ini mulai terbuka setelah keluarga melihat perubahan pada kondisi korban. Dari situ, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kerabat dekat.

BACA JUGA :  Manusia Jadi- Jadian Ditangkap Polisi, Usai Pegang Sosis Seorang Bocah

Laporan kemudian diajukan ke Polresta Mamuju pada Minggu (19/4/2026).

Polisi bergerak cepat dan mengamankan terlapor pada hari yang sama sekitar pukul 00.00 Wita.

Dalam pendalaman, penyidik juga menemukan dugaan peristiwa terjadi di beberapa tempat, termasuk di rumah dan kebun.

Bahkan, ada dugaan tindakan dilakukan saat korban berada di dekat ibunya yang sedang sakit.

BACA JUGA :  Gadis 17 Tahun Diperkosa 5 Pemuda di Ruang Paskibraka Luwu

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mamuju.

Sementara itu, kondisi korban masih dalam pendampingan. Polisi juga melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Pihak kepolisian mengimbau lembaga terkait untuk ikut memberikan dukungan terhadap korban, mengingat tekanan yang dialami selama ini.

 

Editor : Raden