NewsPeristiwa

Geng Motor Vs Warga Bentrok di Makassar, Satu Motor Trail Ludes Dibakar

×

Geng Motor Vs Warga Bentrok di Makassar, Satu Motor Trail Ludes Dibakar

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar video yang merekam detik-detik pembakaran satu unit motor trail oleh massa di Jalan Veteran Selatan, Makassar.
Tangkapan layar video yang merekam detik-detik pembakaran satu unit motor trail oleh massa di Jalan Veteran Selatan, Makassar.

Rapormerah.com – Bentrok antara geng motor dan warga terjadi di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Rappocini, Kota Makassar, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Dalam insiden tersebut, satu unit motor trail hangus dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami siapa pelaku pembakaran, apa motifnya, serta mencari tahu pemilik motor yang terbakar tersebut.

“Pada saat kejadian sekitar pukul 04.30 Wita telah terjadi pembakaran motor yang sampai saat ini belum diketahui pelakunya. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Alim Bachri kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).

BACA JUGA :  TK Islam Pelangi Borong Makassar Rayakan Maulid Nabi dengan Penuh Antusiasme

Barang bukti berupa kerangka motor trail tersebut sudah diamankan pihak kepolisian ke Polsek Mamajang.

Selain itu, petugas juga telah memintai keterangan saksi di lapangan, termasuk pegawai klinik kecantikan yang berada di dekat lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, keributan pecah ketika rombongan sekitar 30 motor melintas di lokasi. Mereka sempat menggeber-geber kendaraan hingga memancing warga sekitar untuk keluar rumah.

BACA JUGA :  Demo Berubah Anarkis, Mahasiswa Papua Bikin Onar di Makassar, 2 Polisi Jadi Korban

“Saksi menyampaikan ada rombongan sekitar 30 motor yang melintas sambil menggeber-geber kendaraan. Kemungkinan saat itu terjadi keributan hingga ada motor yang jatuh (dibakar),” jelas Alim.

Polisi kini tengah mengecek nomor rangka dan nomor mesin motor tersebut untuk mengidentifikasi pemiliknya. Sampai saat ini, belum ada warga yang melapor telah kehilangan motor.

“Kami sudah mengecek nomor mesin dan nomor rangka untuk mengetahui siapa pemilik motor tersebut. Sampai sekarang belum ada yang melapor motornya hilang ataupun dibakar,” ungkap Alim.

BACA JUGA :  Disangka Pesta Kembang Api Ternyata Perang Petasan

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Mamajang rutin melakukan patroli setiap dua jam sekali. Personel dari fungsi Reskrim dan Samapta juga disiagakan di titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.

“Setiap dua jam kami melaksanakan patroli secara bergantian dan menempatkan personel di titik-titik rawan. Untuk motif kejadian ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Alim.

 

Editor : Raden