Rapormerah.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rakyat Peduli Hukum Sulawesi Selatan kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid III pada Senin (6/4/2026).
Aksi tersebut dipusatkan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap dugaan praktik menyimpang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Makassar.
Aksi Jilid III ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang menyoroti maraknya dugaan malpraktik di dalam rutan.
Mahasiswa menyoroti adanya indikasi jual beli fasilitas hunian bagi warga binaan, serta dugaan peredaran narkotika yang disebut-sebut melibatkan oknum petugas.
Koordinator aksi, Muammar Qadhafi, dalam orasinya menegaskan bahwa pihaknya mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera melakukan pengusutan secara transparan dan menyeluruh.
“Kami mendesak agar dugaan praktik mafia di dalam Rutan Makassar segera diusut tuntas. Jangan sampai lembaga pemasyarakatan justru menjadi tempat suburnya praktik ilegal dan peredaran narkotika,” tegas Muammar.
Menurutnya, jika dugaan tersebut benar terjadi, maka hal itu tidak hanya mencederai prinsip keadilan, tetapi juga berpotensi memperluas jaringan peredaran narkotika di Sulawesi Selatan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya mendesak Menteri Hukum dan HAM RI serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan jual beli fasilitas di Rutan Makassar. Mereka juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan peredaran narkotika yang diduga melibatkan oknum petugas.
Selain itu, mahasiswa turut mendesak pencopotan Kepala Rutan Makassar apabila terbukti terjadi pembiaran terhadap praktik ilegal tersebut.
Mereka juga menuntut pembentukan tim investigasi independen guna menjamin transparansi, serta evaluasi total terhadap sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan.
“Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan kembali turun dengan massa yang lebih besar dalam aksi Jilid IV. Ini bentuk komitmen kami mengawal persoalan ini sampai tuntas,” ujar Muammar.
Pihak aliansi menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal dugaan praktik mafia di dalam rutan hingga ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
Editor : Raden













