MetroNews

SD Inpres Rappokalling 2 Luncurkan SALAM TEMPEL, Inovasi Ramah Anak Penuh Makna

×

SD Inpres Rappokalling 2 Luncurkan SALAM TEMPEL, Inovasi Ramah Anak Penuh Makna

Sebarkan artikel ini
SD Inpres Rappokalling 2 Luncurkan SALAM TEMPEL, Inovasi Ramah Anak Penuh Makna
Kepala UPT SPF SD Inpres Rappokalling 2, Hairiah, S.Pd

Rapormerah.com – Dari kebiasaan bersalaman dengan murid-muridnya, SD Inpres Rappokalling 2 kemudian mengembangkan program inovasi SALAM TEMPEL.

Inovasi SALAM TEMPEL ini merupakan akronim dari Sekolah Aman, LingkungAn nyaMan, TEmpat tuMbuh Pembelajar gEmar Literasi.

Diskusi untuk mematangkan konsep SALAM TEMPEL pun dilakukan oleh Kepala UPT SPF SD Inpres Rappokalling 2, Hairiah, S.Pd dengan Rusdin Tompo, pegiat Sekolah Ramah Anak (SRA), di sekolah yang berada di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar itu.

Hairiah mengatakan, setiap kali ia bertemu murid-muridnya, mereka akan bergegas ke arahnya untuk salaman dan salim. Sikap seperti ini, menurutnya, bukan cuma sebagai bentuk rasa hormat. Namun wujud pendidikan karakter, yang menggambarkan hubungan guru sebagai pendidik dan muridnya.

BACA JUGA :  Juru Parkir di Makassar Ditemukan Tewas di Kompleks Akik Hijau

Pada saat itulah, Hairiah kadang menanyakan kabar dan kondisi muridnya itu, dan menyampaikan pesan atau nasihat kepada mereka. Misalnya tentang disiplin, rajin belajar, dan peduli pada lingkungan dan kebersihaan.

Rusdin Tompo lalu menguraikan bahwa pengertian SALAM TEMPEL ini bisa punya beberapa aspek sesuai akronimnya. Sekolah aman bertalian dengan Sekolah Ramah Anak (SRA). Lingkungan nyaman, berkaitan dengan sekolah Adiwiyata dan sekolah sehat.

BACA JUGA :  Brutal dan Tak Beretika Dua Oknum Penyidik 'Seret' dan Intimidasi Wartawan

Sedangkan tempat tumbuh pembelajar gemar literasi punya hubungan dengan gerakan literasi sekolah.

Penanaman pendidikan karakter di SD Inpres Rappokalling 2 dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pembelajaran di kelas, juga melalui edukasi gambar mural.

Di sekolah ini, terdapat gambar mural ukuran besar yang berisi “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kebiasaan-kebiasaan positif itu berupa bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

BACA JUGA :  Suara Imbang, RW 006 Karampuang Putuskan Ketua Usai Lot Undian: Husain Menang

Tujuan gerakan yang jadi program Kemendikdasmen RI ini, adalah untuk membentuk karakter baik dan membekali anak-anak Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Hairiah mengatakan, pada tahun ajaran 2025/2026 ini, sekolahnya menerima murid baru sebanyak 56 anak atau 2 rombel. Total jumlah siswa di sekolah ini, sekarang sebanyak 400an murid.

 

(RT/ID)
Follow rapormerah.com di google news